Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA SMP Kota Palu sukses menggelar pertemuan berkala di Aula SMP Negeri 9 Palu pada Jumat (25/9/2026). Kegiatan akademis ini diikuti oleh 56 guru perwakilan IPA dari berbagai SMP negeri dan swasta se-Kota Palu guna meningkatkan kualitas pembelajaran sains di daerah tersebut.
Acara resmi dibuka oleh Kepala SMP Negeri 9 Palu, Bapak Lantoagi Ishak, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguatan kompetensi pendidik dalam menghadapi dinamika kurikulum modern. Beliau juga mengingatkan bahwa guru IPA memegang peranan kunci dalam melatih nalar kritis peserta didik melalui pemahaman konsep yang terstruktur dan akurat.
Mengusung topik utama “Miskonsepsi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)”, hadir sebagai narasumber utama yakni Ibu Syuryani, S.Si., guru dari SMP Model Terpadu Madani Palu. Dalam pemaparannya, beliau membedah berbagai bentuk miskonsepsi umum yang sering ditemui siswa dalam konsep fisika, biologi, dan kimia, serta dampaknya terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills / HOTS).
Selain sesi pemaparan materi kognitif, para peserta juga diajak berdiskusi interaktif dan mengikuti lokakarya kelompok. Para guru merancang instrumen tes diagnostik three-tier serta menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis eksperimen dan Inquiry-Based Learning.
Melalui kegiatan MGMP ini, diharapkan para guru IPA di Kota Palu dapat menerapkan strategi remedi yang efektif di kelas masing-masing, sehingga proses belajar mengajar tidak hanya berfokus pada hafalan, melainkan pada pemahaman konsep sains yang mendalam, bermakna, dan berkelanjutan.











